KITAB UL NIKAH IN PDF

Terjemahan ini hanya untuk membantu sedikit saja. Untuk lebih detailnya silahkan bertanya langsung kepada ahli agama yang lebih berkompeten. Berikut saya lampirkan teks aslinya berbahasa arab. Jika terjemahan ini tidak bisa dimengerti, pembaca bisa melihat kembali teks arabnya.

Author:Bagami Kill
Country:Bangladesh
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):2 September 2007
Pages:221
PDF File Size:14.80 Mb
ePub File Size:12.75 Mb
ISBN:763-8-36920-439-7
Downloads:8736
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Daizragore



Terjemahan ini hanya untuk membantu sedikit saja. Untuk lebih detailnya silahkan bertanya langsung kepada ahli agama yang lebih berkompeten. Berikut saya lampirkan teks aslinya berbahasa arab. Jika terjemahan ini tidak bisa dimengerti, pembaca bisa melihat kembali teks arabnya. Semoga bermanfaat. Bab Nikah Nikah menurut bahasa diartikan dengan Berkumpul menjadi satu.

Jika yang dimaksud si Arab tadi dengan cabangan pepohonan yang satu sama lain saling bercondong dan berkumpul. Hukum sunnah menikah tersebut berdasarkan pada beberapa hadits yang tertera dalam kitab Sunan, dimana sejumlah hadits-hadits tersebut dijelaskan di dalam kitab saya yang berjudul Ihkamu Ahkamin Nikah. Disamping itu melakukan pernikahan juga dapat menjaga agama seseorang dan melanggengkan keturunan.

Sedangkan orang yang sangat butuh bersetubuh tetapi tidak mampu memikul biaya di atas maka diutamakan baginya untuk tidak melaksanakan nikah. Dan ia bisa menanggulangi gejolak syahwatnya dengan cara berpuasa bukan menggunakan obat. Setelah ada niat yang kuat untuk melakukan nikah, sebelum melamar, bagi kedua belah pihak baik calon mempelai laki-laki dan perempuan sunnah saling melihat anggota badan masing-masing selain aurot yang telah ditetapkan di dalam syarat-syarat sahnya shalat.

Karena dengan demikian seorang laki-laki hanya boleh melihat wanita yang bukan budak pada bagian wajahnya saja dengan tujuan melihat kecantikan dan pada kedua telapak tangannya baik dalam maupun luar. Hal ini untuk mengetahui kehalusan kulit badannya. Apabila wanita tersebut seorang budak, maka seluruh bagian tubuhnya boleh dilihat kecuali antara pusat dan lutut.

Sedangkan bagi orang yang tidak mempunyai hasrat bersetubuh dan tidak mampu menanggung biaya di atas maka hukum nikahnya adalah Makruh. Nikah itu pada dasarnya dihukumi sunnah, tapi jika ada sebab Nazar, menikah dihukumi wajib. Bagi laki-laki yang tidak dapat melihat wanita yang akan dilamarnya, disunnahkan mengutus seorang perempuan untuk melihat calon istrinya lalu menggambarkan kepadanya mengenai wajah dan gambaran telapaktangannya.

Catatan Penting Menurut qoul muktamad, haram bagi seorang laki-laki sekalipun sudah tua, Sengaja melihat pada bagian anggota badan wanita lain baik wanita Merdeka maupun wanita budak yang sudah pada batas disyahwati.

Sekalipun wanita tersebut buruk wajahnya, sangat tua, keriput, walaupun memandangnya tidak disertai nafsu syahwat dan aman dari fitnah. Begitu juga sebaliknya wanita haram melihat laki-laki lain. Sebagaimana yang telah difatwakan oleh beberapa ulama. Menurut Al-Asnawi dengan mengikuti ar-Roudhoh Kitab Roudlotuttholibin milik an-Nawawi tentang kehalalan bolehnya melihat wajah dan Kedua telapak tangan wanita lain ketika aman dari fitnah adalah pendapat yang lemah Dloif. Sedangkan melihat leher dan kepala wanita Merdeka yang lain Al-Ajnabiyah hukumnya tidak halal Ada juga pendapat yang mengatakan boleh melihat wanita amat budak tanpa syahwat dan khawatir terjadi fitnah, Hukumnya makruh melihat anggota badan amat antara pusat perut dan lutut karena ini merupakan auratnya ketika sholat.

Sebagian fuqoha mutaakhirin berfatwa boleh bagi anak laki-laki melihat para wanita dalam acara seperti walimah atau resepsi-resepsi lain. Melihat kelamin wanita kecil yang belum di sahwati hukumnya haram Menurut Al Muktamad, dari kedua guru kita Ar Rafi dan an-Nawawi , meskipun sebagian ulama mengatakan bahwa hal tersebut hukumnya makruh.

Al-Mutawally mentahbiskan kehalalan melihat alat kelamin anak kecil sampai batas usia tamyiz. Pendapat ini diperkuat oleh ulama lain yang mengatakan hukum adalah haram. Bagi seorang ibu, boleh melihat alat kelamin anak laki-laki atau perempuan di masa menyusui atau dimasa mengasuhnya karena hal ini termasuk kategori darurat. Bagi seorang budak laki-laki yang adil boleh melihat tuan putrinya yang adil juga, selain bagian di antara pusat dan lutut, begitu juga sebaliknya.

Bagi mahrom Anggota keluarga walaupun fasik atau kafir, boleh melihat wanita mahrom lainnya selain pusat dan lutut, begitu pula sebaliknya. Bagi mahrom atau sesama jenis kelamin, boleh menyentuh anggota badan selain pusat dan lutut. Tetapi tidak boleh Bagi wanita yang masih mahrom seperti ibu atau anak perempuannya memegang punggung atau betis mahromnya Keluarga laki-laki kecuali karena ada hajat atau belas kasihan begitu juga sebaliknya.

Lebih mudahnya, anggota badan itu jika haram dilihat maka haram juga disentuh tanpa ada penghalang karena memegang itu lebih lezat bisa mendatangkan kelezatan daripada melihat. Tetapi secara mutlak, haram memegang wajah wanita lain Baik oleh mahrom atau sesama jenis perempuan. Semua anggota badan laki-laki atau perempuan yang haram dilihat, ketika masih bersambung adalah haram pula dilihat ketika Sudah terpisah, contoh misalnya potongan kuku tangan atau kaki, rambut wanita dan rambut kelamin laki-laki kesemuanya wajib ditanam jika Sudah terpisah dari badan.

Wajib bagi wanita muslimah menutupi dirinya dari wanita kafir, begitu juga bagi wanita yang terpelihara jiwanya, Wajib menjadga pandangan dari wanita fasik sebab hal ini bisa menimbulkan gejala lesbian, zina atau berangkulan sesama jenis perempuan. Haram dua laki-laki atau perempuan tidur secara telanjang di dalam satu potong pakaian selimut. Sekalipun tidak bersentuhan atau saling berjauhan.

Berbeda dengan pendapat as-Subki. Pembahasan mengenai boleh tidur dengan ayah atau Ibu karena didasarkan beberapa Hadits adalah sangat jauh dari kebenaran. Di waktu tidur, wajib memisahkan anak laki-laki yang telah berusia 10 tahun dari ayah atau ibu dan saudara-saudaranya baik laki-laki maupun perempuan , sekalipun sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa kewajiban memisahkan tidur tersebut hanya berkaitan dengan ayah atau Ibu saja. Sunnah berjabat tangan bagi sesama jenis dua laki-laki atau dua perempuan Jika Bertemu.

Namun haram berjabat tangan dengan anak kecil laki-laki amrod yang ganteng sebagaimana juga memandangnya dibarengi birahi. Makruh berjabat tangan dengan orang yang berpenyakit menular misalnya lepra atau penyakit kulit. Boleh memandang wajah wanita lain ketika bermuamalah jual beli atau yang semisalnya, karena hajat untuk mengetahuinya dan disaat mengajar pelajaran yang wajib dipelajari misalnya Mengajarkan surat al fatihah, bukan hal-hal sunnah menurut pendapat Al Aujah pendapat yang lebih unggul.

Menurut beberapa pendapat, diperbolehkan memberi persaksian bagi wanita atau seatasnya , meskipun dengan mudah bisa didapatkan para wanita lain atau mahram yang mau memberikan persaksian.

Sebagaimana yang diterangkan oleh guru kita dan guru beliau Zakaria rhm. Sunnah bagi seorang Wali sebelum mengijabkan nikah mengucapkan khotbah nikah terlebih dahulu. Karena itu bagi calon mempelai laki-laki sebelum melaksanakan qobul mengucapkan lafdz qobiltu nikahha ha Menurut pendapat ulama dalam kitab ar Roudhoh Dan Ashlur roudhoh, khotbah nikah calon mempelai laki-laki tersebut hukumnya Sunnah. Disunahkan pula berkhotbah sebelum acara melamar khitbah dan sebelum penerimaan lamaran.

LIBER IVONIS PDF

Islamic Marriage Book in Urdu Nikah Ki Kitab by Hafiz Imran Ayub Lahori

A young man and woman may find themselves wanting to marry one another, but at the time are unable to live together. After a wonderful year and a half of a beautiful relationship Allah blessed us with, we came up with what we feel is an essential survival guide for couples undergoing the same journey we just completed. The Prophet SAW has taught us the best of deeds are those that done consistently, even if they are small. However, here as much as always, you will find it to be critically important. You, your spouse, and your families have agreed to join together in marriage and delay living together until later. In addition to being a tradition of the Prophet, peace and blessings be upon him, it may also serve as a means of worshiping Allah. Always remember this goal of pleasing Allah, as remembering Him in times of good as well as bad will make it much easier to reach the light at the end of the tunnel.

CONCEPCIN EMBARAZO Y PARTO MIRIAM STOPPARD PDF

Bab Nikah Terjemah Kitab Fathul Mu’in

The woman was Safiyya daughter of Huyayy. And the people ate to their fill, and they said: We do not know whether he the Holy Prophet had married her as a free woman , or as a slave woman. They said: If he the Holy Prophet would make her wear the veil, then she would be a free married woman, and if he would not make her wear the veil, then she should be a slave woman. When he intended to ride, he made her wear the veil and she sat on the hind part of the camel; so they came to know that he had married her.

A SUUTARI LEVELEK PDF

Book on Destiny(Kitab-Ul-Qadr) 1.0

This site uses cookies. Download or read on-line English Islamic Book about Islamic marriage and learn about all aspects and Islamic terms and conditions about Nikah e. The author has tried his best to teach you the sexual and other aspects of marriage in the light of Islam. After your cooperation, there will be thousands of Duas prayers by the readers with you during all the year. Read this book in images format.

DZIEWIECIU KSIAZAT AMBERU PDF

Read all Ahadith in marriage (kitab al-nikah) by sunan abu dawood

Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu. Studi Sanad Hadits ini termasuk hadits yang paling sahih secara takhrij dan sanad. Sanad tersebut sahih. Lalu beliau menyebutkan hadits itu, seolah-olah beliau menyebutkannya karena aku. Tak lama setelah itu pun aku menikah. Syabab: bentuk plural jamak dari Syab, artinya para pemuda. Orang yang berpuasa seolah-olah memiliki tameng yang dapat melindungi dirinya.

Related Articles